KITA TATA SAJA KEMBALI Skip to main content

Featured

10 Hal yang Akan Diingat di 2020

Aku punya ikatan emosional yang penting ga penting soal pergantian tahun. Kalau pernah dengar istilah tentang end of year blues , perasaan itu selalu mampir tanpa absen selama beberapa tahun ini. kirain emang diri ini yang suka hiperbola, tapi ternyata perasaan itu emang sebuah fenomena, ya.hehe, nyari validasi. sebenernya lucu sih, gimana otak kita secara otomatis bisa merefleksikkan sesuatu tentang "perayaan" pergantian tahun. dengan segala pergolakan batin yang ada, antara pengen buru-buru cepet selse nih tahun, tapi di satu sisi cemas dan gelisah juga sama apa yang akan terjadi di tahun kedepannya. Lalu ketika sepuluh atau dua puluh tahun lagi, kita kembali mengenang, ada apa aja sih di tahun ini, setidaknya aku bisa balik lagi ke tulisan ini-yang entah masih bisa dibuka atau engga, minimal aku udah usaha untuk menggambarkan segala macam perasaan di tahun yang berat ini di sini. 2020 emang udah seminggu lagi umurnya, selangkah lagi semisal dibilang sebuah perjalanan. Tapi

KITA TATA SAJA KEMBALI

Tadi malam kau telah berkisah tentang kesedihan
yang sebenarnya tak mampu kau abaikan.
Kudamu jatuh, bentengmu rubuh.
Meneruskan langkah adalah kepura-puraan,
atau setidaknya menunda kekalahan.
Hatimu adalah ratu yang rapuh,
digerogoti pikiran dan langkahmu sendiri.
Mari, aku menawarkan diri,
kita tata saja kembali pion-pion hidup ini.
Jangan buang waktumu,
kita sama-sama tahu,
waktu yang berlalu tak pernah bisa kembali.


Oleh: Sura Dananjaya

Comments

  1. Yaaahhh mbak nadhifah.. kirain puisi buatan sendiri.. ternyata buatan org lain.. buat puisi sendiri dong mbak! biar biasa saya baca.. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts