AYO SALING MENGUATKAN Skip to main content

Featured

10 Hal yang Akan Diingat di 2020

Aku punya ikatan emosional yang penting ga penting soal pergantian tahun. Kalau pernah dengar istilah tentang end of year blues , perasaan itu selalu mampir tanpa absen selama beberapa tahun ini. kirain emang diri ini yang suka hiperbola, tapi ternyata perasaan itu emang sebuah fenomena, ya.hehe, nyari validasi. sebenernya lucu sih, gimana otak kita secara otomatis bisa merefleksikkan sesuatu tentang "perayaan" pergantian tahun. dengan segala pergolakan batin yang ada, antara pengen buru-buru cepet selse nih tahun, tapi di satu sisi cemas dan gelisah juga sama apa yang akan terjadi di tahun kedepannya. Lalu ketika sepuluh atau dua puluh tahun lagi, kita kembali mengenang, ada apa aja sih di tahun ini, setidaknya aku bisa balik lagi ke tulisan ini-yang entah masih bisa dibuka atau engga, minimal aku udah usaha untuk menggambarkan segala macam perasaan di tahun yang berat ini di sini. 2020 emang udah seminggu lagi umurnya, selangkah lagi semisal dibilang sebuah perjalanan. Tapi

AYO SALING MENGUATKAN

Sampai sekarang, saya masih setuju bahwa nasihat itu pada dasarnya selalu ditujukan untuk diri sendiri.

“All advices are autobiographical”, kata Austin Kleon.

Iya kita yang sama-sama manusia yang pasti punya masa lelahnya, masa suntuknya, ujung lelahnya. 
Mungkin saya, saya yang sering mengeluh ini yang perlu dikuatkan. ada saja hal-hal yang membuat saya bertanya dan kaget sendiri, " Lah ternyata gini?" 

Tapi mungkin karena itu,
kita harus sama-sama menguatkan. 
saling memeluk dan berbuat baik terhadap siapapun.

Singkat cerita di Bulan November ini Allah menguji saya untuk kehilangan some "one" "thing" at least yang berharga di kehidupan saya. Tapi di waktu dekat pula, ada aja hikmah yang bisa saya ambil dan buat saya bergumam, "Ya Allah ternyata ini toh alesannya ..." 

Kalau kata Kurniawan Gunadi, Ngga ada yang baik-baik saja perihal meninggalkan atau ditinggalkan. saya pun setuju. kehilangan membuat saya sempat kehilangan arah, terpuruk dan hampir ga mau kemana mana. tapi karena orang-orang terdekat saya mereka mau menguatkan, mereka mau memeluk saya, dan mau mengulurkan tangan mereka untuk membantu saya bangkit. And alhamdulillah feel better di akhirbulan ini. 

Jadi ayo sama sama menguatkan, karena kita ngga tau kapan kita butuh dikuatkan kan?

Comments

Popular Posts