TIDAK SEBATAS 6 TAHUN, TAPI SELAMANYA Skip to main content

Featured

10 Hal yang Akan Diingat di 2020

Aku punya ikatan emosional yang penting ga penting soal pergantian tahun. Kalau pernah dengar istilah tentang end of year blues , perasaan itu selalu mampir tanpa absen selama beberapa tahun ini. kirain emang diri ini yang suka hiperbola, tapi ternyata perasaan itu emang sebuah fenomena, ya.hehe, nyari validasi. sebenernya lucu sih, gimana otak kita secara otomatis bisa merefleksikkan sesuatu tentang "perayaan" pergantian tahun. dengan segala pergolakan batin yang ada, antara pengen buru-buru cepet selse nih tahun, tapi di satu sisi cemas dan gelisah juga sama apa yang akan terjadi di tahun kedepannya. Lalu ketika sepuluh atau dua puluh tahun lagi, kita kembali mengenang, ada apa aja sih di tahun ini, setidaknya aku bisa balik lagi ke tulisan ini-yang entah masih bisa dibuka atau engga, minimal aku udah usaha untuk menggambarkan segala macam perasaan di tahun yang berat ini di sini. 2020 emang udah seminggu lagi umurnya, selangkah lagi semisal dibilang sebuah perjalanan. Tapi

TIDAK SEBATAS 6 TAHUN, TAPI SELAMANYA

Malam ini, malam minggu.

Ternyata begini rasanya, menikmati malam minggu sendirian. Eh ngga deng, bareng dengan laptop dan materi uas untuk besok hari Senin, tak lupa segelas kopi (jatah seminggu sekali).

Malam ini, ingatanku mundur di beberaoa tahun yang lalu.
Waktu itu, aku lagi tiduran sama Unun di salah satu ranjang di kamar asrama Mu'allimaat. Kita berandai-andai gimana kehidupan diluar setelah kita lulus.
Iya, kita hanya berandai-andai.
Aku ingeg banget, aku pernah bilang "Aku takut tau, besok kalau aku jalan sendirian di kampus, disangka anak SMP kesasar di kampus." Hehe
:")
Dan sekarang, aku udah sampai di masa itu. Masa yang waktu dulu cuma aku bayangin dibawah langit langit atap asrama. Betapa waktu berjalan begitu cepat dan jahat ya hehe
Aku sudah sampai. Tapi ternyata apa yang aku rasain sekarang, jauh dari apa yang aku-dan unun bayangin. Ternyata semua ini lebih kompleks daripada hal simple yg kita rasain selama 6 tahun di asrama, sekarang; makin banyak kekhawatiran kekhawatiran yg aku rasain, ada banyak hal hal yang harus aku maklumin, banyak perubahan perubahan yang harus aku ikhlaskan.
Dan itu semua sayangnya, ngga seindah yg kita bayangin sewaktu itu.
Semakin bertambah umur, memang harus begitu bukan? Harus semakin banyak penerimaan, harus banyak mengikhlaskan, serta memafkan tanpa harus diminta.
Sekarang, mungkin aku lebih banyak diam dan merenungi tentang apa yg sebenernya perlu aku lakuin. Lebih banyak berkaca sebenarnya apa yg aku cari di kehidupan yg sementara ini.

Intinya, tulisan ini menggambarkan begitu rindunya saya dengan teman teman. Rasanya saya begitu gagal, selalu tidak bisa hadir disetiap cerita mereka (lagi) karena kesibukkan dan yg lain hal. Tapi dengan tulisan ini, saya mau sampaikan begitu rindunya saya kepada mereka, rindu sekali :"))


Comments

Popular Posts